Senin, 07 Maret 2011

Potensi diri = Logo Creator (kate pak deny tugas)

Bingung membuat logo perusahaan atau logo untuk komunitas atau organisasi atau untuk kepentingan pribadi? Ingin membuat logo yang keren dan berbeda dari logo pada umumya?

Saya Azhassins-A9 dapat membantu anda,

Hubungi : +6285245796019 atau kirim pesan ke : nurazmi11ipa1@gmail.com

Logo-logo yang saya buat memang tidak seberapa bila dibandingkan dengan agan2 yang mungkin udah master dalam hal ini, tetapi saya kira inilah awal untuk menjadi seperti agan2 yang uda master tersebut.

pada entri yang selanjutnya akan saya lampirkan beberapa karya saya sebagai demo,

terima kasih sebelumnya, wassalam...^^


Minggu, 06 Maret 2011

Ajang Unjuk Kebolehan Seni Oleh Siswa (PENSI / Pentas Seni) Ke – V

Senin, 31 Januari 2011 merupakan hari yang penting bagi SMAN 3 Singkawang . Pada hari tersebut diselenggarakan pagelaran pentas seni yang k-5 bagi SMAN 3 Singkawang .Acara yang berlangsung selama dua hari tersebut yaitu pada tanggal 31 Januari sampai dengan 1 Februari berjalan dengan lancar dan sukses.

Acara ini dibuka langsung oleh ketua panitia Indra Dwi Prasetyo, disusul oleh Bapak Dedi Ridansyah S.Pd sebagai Guru Seni dan Bapak Bahraini S.Pd selaku kepala SMAN 3 Singkawang .Acara ini mendapat apresiasi yg luar biasa dari para siswa maupun siswi SMAN 3, terbukti dari antusiasnya mereka dalam menyambut pegelaran pentas seni ini.

Pentas Seni kali ini terdiri dari 4 macam perlombaan yaitu festival band, stand, dance, maupun parodi. Parodi itu sendiri merupakan hal yang baru bagi siswa siswi SMAN 3 Singkawang, dikarenakan belum pernah diselenggarakan perlombaan parodi sebelumnya dan tahun ini adalah untuk kali pertama parodi tersebut diperlombakan.Walaupun masih terasa asing, namun parodi tersebut dapat berjalan dengan baik.

Perlombaan stand juga merupakan perlombaan yang tidak kalah menarik dimana siswa dituntut untuk menunjukkan kreativitas meeka dalam mendekor stand mereka. Penilaian stand ini sendiri dilakukan oleh tiga orang juri yang juga merupakan guru SMAN3 Singkawang,yaitu Bapak Nurani S.Pd, Bapak Paskalis S.Ag dan Ibu Ramlah S.Pd. Sedangkan juri panggung dipimpin langsung oleh tiga orang juri yaitu Ibu Sri Wahyuni S.Pd, Kak Ulfa dan Bapak Gunawan S.Pd.

Sabtu, 05 Maret 2011

MEMBUAT LAYANGAN


Musim layangan?

Beli atau buat sendiri? Berikut cara-cara membuatnya:

Persiapkan bahan-bahan berikut:
1 potong bambu tipis dengan lebar +/- 1 cm dan panjang +/- 80 cm, 1 potong bambu tipis dengan lebar +/- 1 cm dan panjang +/- 40 cm, Kertas tissue atau kertas minyak dengan ukuran sesuai dengan ukuran bambu, Spidol, Pita gulungan agak tebal, Tali atau benang, Gunting, Isolasi, Meteran

Cara Membuat:

Letakkan kedua bambu secara menyilang dengan titik pertemuan pada 1/3 dari bambu yang paling panjang Rekatkan kedua bambu tersebut dengan menggunakan tali atau benang.

Ikat dan hubungkan ke empat ujung bambu dengan tali atau benang hingga membentuk
wajik.Sekarang rangka layang-layang selesai, lalu letakkan rangka layang-layang tersebut diatas kertas.

Tandai kertas tersebut dengan spidol sehingga mengikuti bentuk rangka layangan.
Tambahkan ekstra 2.5 cm untuk garis potongan.

Gunting kertas tersebut mengikuti garis potongan.

Lipat bagian kertas kearah belakang, lalu rekatkan pada rangka dengan menggunakan isolasi.

Untuk keseimbangan, tambahkan ekor dari tali atau benang sepanjang sekitar 1 meter, ikatkan pada bagian bawah layang-layangLangkah, tambahkan guntingan kertas untuk memperindah.

Buatlah lubang di tengah-tengah layangan (dekat dengan tempat penyilangan bambu rangka) masukkan tali atau benang layangan ke lubang dan ikatkan ke titik persilangan, lalu ikatkan ujung yang lain ke ujung bawah rangka layangan ( panjang tali sekitar 90cm)

(dari berbagai sumber)

PARIWISATA (Kate pak Deny Tugas)






KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Kuasa atas berkat dan anugerah-Nyalah maka Panduan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL) pada SMA 3 Singkawang tahun 2010 dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan tujuannya yaitu untuk meningkatkan mutu pelayanan dan mutu akademik pendidikan di SMA 3 Singkawang yang termaktub dalam Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan, Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses, Lamp. II tentang Perencanaan Proses Pembelajaran, dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan.

Panduan PBKL ini diselesaikan berkat bimbingan dan arahan dari berbagai pihak. Untuk itu ucapan terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan kepada :

1. Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat beserta jajarannya.

2. Dinas Pendidikan Kota Singkawang

3. Komite SMA 3 Singkawang

4. Tim Pengembang PBKL SMA 3 Singkawang

5. Tim SKM SMA 3 Singkawang

6. TIM PSB SMA 3 Singkawang

7. Seluruh dewan guru SMA 3 Singkawang

Panduan PBKL SMA 3 Singkawang ini belumlah sempurna, kiranya saran dan kritik dari semua pihak sangatlah kami harapkan untuk penyempurnaannya.

Singkawang, Juli 2010

Kepala SMA 3 Singkawang

Bachraini Subhani, S.Pd


Standar Kompetensi Kelulusan Mata Pelajaran Pariwisata yang Terintegrasi dalam Mata Pelajaran Lain Program PBKL SMA 3 Singkawang

1. Pariwisata yang terintegrasi dalam Mata Pelajaran Geografi

1. Memahami hakikat objek, ruang lingkup,struktur dan pendekatan Geografi dalam memahami objek-objek Pariwisata

2. Menganalisa Konsep wilayah dan Pewilayahan dalam kaitannya dengan Potensi sumber alam Pariwisata

2. Pariwisata yang terintegrasi dalam Mata Pelajaran Bahasa Prancis

1. Mendengarkan

Memahami makna dalam wacana Lisan berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang Jenis jenis Pariwisata

2. Berbicara

Mengungkapakan makna secara Lisan dalam wacana berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang Pariwisata

3. Membaca

Memahami makna dalam wacana tertulis berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang Pariwisata

4. Menulis

Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana berbentuk paparan dan dialog sederhana tentang Pariwisata

3. Pariwisata Yang terintegrasi dalam Mata pelajaran IT

1. Memahami dasar dasar bahasa pemrograman untuk membuat Program program sederhana yang fungsinya untuk promosi Pariwisata

2. Memahami, merancang dan melakukan Konfigurasi dasar dasar jaringan sederhana untuk kepentingan Promosi Pariwisata

4. Pariwisata yang terintegrasi dalam Mata Pelajaran Ekonomi

1. Mendiskripsikan kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi dalam kaitannya dengan Pariwisata

2. Mendiskripsikan Kegiatan Ekonomi dalam kaitannya dengan Pariwisata

5. Seni Budaya

1. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik tradisional dan non tradisional dalam kaitannya dengan Promosi Pariwisata

2. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni tari tradisional dan non tradisional dalam kaitannya dengan promosi pariwisata

3. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa terapan tradisional dan non tradisional dalam kaitannya dengan Promosi Pariwisata

PANDUAN

1. Latar Belakang

Kota Singkawang Merupakan Kota yang Dikelilingi oleh lautan dan Pegunungan yang merupakan keindahan Alam yang alami. Modal dasar inilah yang menjadikan ide Pemerintah Kota Singkawang untuk menjadikan Kota Singkawang menjadi Kota Pariwisata sehingga terciptalah motto “Pasti Ke Singkawang”. Dalam Mengembangkan program Pariwisata kota singkawang memerlukan dukungan yang aktif dari segenap masyarakat yang ada di Kota Singkawang. Melihat situasi seperti ini SMA 3 Singkawang mempunyai pemikiran untuk menganalisis apa saja yang dapat dilakukan untuk membantu program Pemerintah kota Singkawang ini.

Namun karena SMA 3 Singkawang adalah Institusi yang bergerak dibidang pendidikan maka program untuk membantu Pemerintah Kota Singkawang haruslah melihat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional telah menetapkan visi pendidikan nasional dalam mewujudkan sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia agar berkembang menjadi manusia yang berkualitas, sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah.

Melihat visi pendidikan nasional ini SMA Negeri 3 Kota Singkawang merasa tertantang untuk menjawab dan menjalankan visi pendidikan nasional yang telah dijabarkan dengan terperinci dan memiliki tujuan khusus yaitu mencerdaskan kehidupan anak bangsa yang nantinya akan menjadi tonggak berdirinya negara Indonesia yang maju dan berkualitas dimata dunia, namun tidak mengesampingkan untuk mendukung Program Pemerintah Kota Singkawang Maka SMA Negeri 3 Singkawang dengan visi “Terwujudnya Pendidikan yang berkualitas, Teladan dalam berprilaku, cinta ilmu pengetahuan dan Tekhnologi Informasi” mempunyai tujuan dan pengharapan yang besar agar hasil yang dicapai oleh siswa selama bersekplah di SMA 3 adalah :

1. Menjadi manusia yang berkualitas dan mental yang kuat untuk bersaing

2. Menjadi Manusia yang Santun dan berbudi pekerti yang baik untuk bekal hidupnya nanti kedepan

3. Mampu bersaing di bidang tekhnologi dalam penerapan ilmunya masing masing

4. Menjadi SDM yang tangguh dan dapat menjadi andalan kelak dikemudian hari

Dengan dasar dan pedoman Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, SMA Negeri 3 Kota Singkawang dalam penyelenggaraan pendidikan dan menyusun kurikulum mengacu pada Bab X pasal 36 ayat (3) yaitu menyatakan kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Indonesia dengan memperhatikan :

a) peningkatan iman dan takwa

b) peningkatan akhlak mulia

c) peningkatan potensi, kecerdasan dan minat peserta didik

d) keragaman potensi daerah dan lingkungan

e) tuntutan pembangunan daerah dan nasional

f) tuntutan dunia kerja

g) perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni

h) agama

i) dinamika perkembangan global

j) persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan

Dalam perkembangannya kurikulum yang ada SMA Negeri 3 Kota Singkawang untuk Tahun Pelajaran 2010 / 2011 telah terpilih sebagai salah satu sekolah penyelenggara program rintisan Sekolah Pusat Sumber Belajar (PSB) dan melihat dasar hukum yang diuraikan diatas, maka SMA Negeri 3 Kota Singkawang sebagai sekolah penyelenggara program Sekolah Pusat Sumber Belajar (PSB) mengoptimalisasikan mata pelajaran yang telah diselanggarakan di SMA Negeri 3 Kota Singkawang dengan mengintegrasikan dalam program keunggulan lokal. Untuk itu perlu adanya analisis yang kompleks dari segala sisi demi untuk mencapai tujuan-tujuan yang akan dilaksanakan dalm Program PBKL.

Keunggulan lokal yang dimaksud merupakan suatu proses dan realisasi peningkatan nilai dari suatu ciri khas kedaerahan dan potensi daerah, sehingga menjadi produk / jasa atau karya lain yang bernilai tinggi, bersifat unik dan memiliki keunggulan komparatif. Dimana SMA Negeri 3 Kota Singkawang dalam penyelenggaraan program pendidikan berbasis keunggulan lokal sebagai bagian dari rintisan sekolah Model PSB mengacu dan melatar belakangi kegiatan berdasarkan :

1) Sumber Daya Alam (SDA)

2) Sumber daya Manusia (SDM)

3) Geografis

4) Budaya

5) Bakat, minat dan potensi peserta didik

6) Ketersediaan daya dukung dari satuan pendidikan (internal dan eksternal)

Setelah mendapatkan dan melihat hasil analisis Eksternal dan maka dapat disimpulkan bahwa SMA 3 Singkawang sangat cocok dan mampu melaksanakan program PBKL yang terintegrasi kedalam mata pelajaran yaitu Pariwisata.

Program Pariwisata dianggap berpotensi dalam kancah perekonomian daerah khususnya kota Singkawang yang memang telah dijadikan Ikon PAriwisata Di KALBAR. Sehingga peserta didik yang menimba ilmu di SMA Negeri 3 Kota Singkawang sebagai program Sekolah Model SKM, PBKL dan PSB harus dibekali ilmu tentang pengetahuan seputar Pariwisata pada umumnya maupun Pariwisata Kota Singkawang pada Khususnya.

Adapun program pilihan keunggulan Program PBKL berupa Pariwisata yang menjadi pilihan untuk penyelenggaraan program PBKL di SMA Negeri 3 Kota Singkawang, dan ini telah dibicarakan secara bersama-sama sehingga dapat disimpulkan bahwa perlunya integrasi kedalam mata pelajaran tertentu yang relevan. Karena ini semua tidak lepas dari pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang telah disusun sebelumnya dan menjadi acuan dasar penyelenggaraan proses pendidikan di SMA Negeri 3 Singkawang.

Mata pelajaran yang dianggap relevan berintegrasi dengan program keunggulan Pariwisata adalah :

1) Seni Budaya

Mata pelajaran ini dipilih karena didalam mata pelajaran ini Apresiasi dan Ekspresi Seni merupakan tujuan Pembelajaran, sehingga siswa diharapkan dapat mengapresiasi Seni tari, musik dan rupa yang ada dikota singkawang. Tidak hanya sebatas itu tetapi juga diharapkan dapat mengekspresikan diri kedalam Seni tersebut yang pada akhirnya dapat dipentaskan dalam pementasan agenda Seni Budaya Singkawang yang tujuannya adalah untuk menarik minat para turis datang ke Kota Singkawang.

2) Geografi

Secara geografis, kota Singkawang adalah kota yang dikelilingi oleh lautan dan pegunungan hijau yang merupakan keindahan alami. Dengan demikian Pariwisata sangatlah relevan untuk diintegrasikan kedalam mata pelajaran Geografi. Disini akan dijelaskan secara rinci tentang keadaan geografis kota Singkawang.

3) Bahasa Asing ( Prancis )

Bahasa asing merupakan modal untuk memperkenalkan kepada dunia tentang Pariwisata Kota Singkawang, ini bisa secara langsung maupun secara tidak langsung yaitu dalam bentuk tulisan di Koran ataupun di Web site yang dapat dibaca oleh orang seluruh dunia. Karena SMA 3 Singkawang mempunyai tenaga pengajar yang merupakan Sarjana Pendidikan Bahasa Prancis, maka mata pelajaran ini tentunya sangat sesuai jika didalamnya terintegrasi pelajaran Pariwisata.

4) Ekonomi

Secara ekonomi memang sudah sangat jelas bahwa pengelolaan Pariwisata haruslah mempunyai ilmu ekonomi demi untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Maka Mata pelajaran Ekonomi merupakan salah satu mata pelajaran yang akan mengintegrasikan Pariwisata.

5) IT

IT merupakan mata pelajaran Mulok di SMA 3 Singkawang yang menerapkan ilmu komputer dalam kehidupan sehari-hari. Jadi diharapkan dengan menginterasikan mata pelajaran ini kedalam program Pariwisata, para peserta didik dapat mencari informasi pariwisata melalui internet, maupun berperan aktif menulis tentang Pariwisata Kota Singkawang di dunia maya.

B. Tujuan

Tujuan adanya analisis program PBKL pada Sekolah PSB di SMA Negeri 3 Singkawang adalah :

1. SMA 3 Singkawang dapat menentukan mata pelajaran apa yang akan dijadikan keunggulan Lokal dalam pelaksanaan PBKL

2. Memetakan mata pelajaran apa saja yang sesuai untuk ditumpangi dalam pembelajaran Keunggulan lokal yang dalam hal ini adalah Pariwisata.

3. Mendapatkan acuan yang jelas dalam mengembangkan mata pelajaran keunggulan lokal.

4. Mencari Alternatif-alternatif apa saja untuk mengembangkan Program Pariwisata

5. Menjadikan SMA 3 singkawang sekolah yang berbasis keunggulan Lokal yang sesuai dengan keadaan perkembangan Kota Singkawang.

C. Hasil Yang Diharapkan

Dengan analisis yang telah disusun dalam rangka persiapan penyelenggaraan program PBKL pada Sekolah PSB di SMA Negeri 3 Singkawang maka diharapkan :

“Terciptanya suatu Program yang mampu dilaksanakan oleh Sekolah dan mempunyai hasil yang nyata dalam membantu Program yang sedang digalakkan Di Kota Singkawang.” Dalam hal ini adalah Pariwisata.

D. Alokasi Waktu

Program Pendidikan Berbasis Keuanggulan Lokal (PBKL) pada Sekolah PSB SMA 3 Singkawang untuk Tahun Pelajaran 2010 / 2011 dilaksanakan dari bulan Juli 2010 sampai dengan Juni 2011. Sehingga diharapkan program dapat berjalan secara komprehensif dan berkelanjutan. Sedangkan analisis program yang akan digunakan dilaksanakan pada awal Juli 2010.

E. Tim PBKL

Untuk kelancaran Program Pendidikan Berbasis Keuanggulan Lokal (PBKL) pada Sekolah PSB SMA 3 Singkawang, pada saat analisis program disusun maka tim pengembang PBKL dibentuk dengan susunan sebagai berikut :

1. Kepala Sekolah : Bachraini Subhani, S.Pd

2. Penanggung Jawab Program : Dedy Ridansyah, S.Pd

3. Bendahara : Dra, Ginung Peniwati

4. Sekretaris : Leya Alihsetyarini, S.Si

5. Anggota : Sandra Samkara, S.Pd dan Suparno, S.Pd
PENUTUP

Dengan tersusunnya Panduan Penyelenggaraan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL)ini diharapkan guru mempunyai kemampuan yang besar untuk memberdayakan diri dalam melaksanakan Program PBKL ini.

Panduan ini hendaknya bukanlah hanya sebagai pelengkap hiasan lemari kaca saja, tetapi haruslah dijadikan pedoman untuk melaksanakan pembelajaran berbasis Keunggulan Lokal.

Kami menyadari bahwa Panduan ini masih jauh dari sempurna, tetapi inilah yang mampu kami buat dan kerjakan agar guru-guru yang mengampu mata pelajaran PBKL yang telah diintegrasikan dalam beberapa mata pelajaran dapat melaksanakan dengan sebaik baiknya.

Sekian dan terima kasih.


Minggu, 14 Maret 2010

MUSE

Muse adalah grup musik rock alternatif asal Inggris. Band ini dibentuk di Devon pada tahun 1994. Anggota band ini terdiri dari tiga orang, yaitu Matthew Bellamy (vokalis, gitaris, pianis), Dominic Howard (drummer), dan Chris Wolstenholme (bassis). Muse memiliki genre musik yang memadukan rock, rock progresif, musik klasik, dan elektronika. Muse juga dikenal dengan konser live yang memukau, bercirikan permainan yang energik dan efek visual yang mengagumkan.[1] Muse telah merilis empat album rekaman, dimulai dengan Showbiz pada tahun 1999, diikuti Origin of Symmetry di tahun 2001, Absolution di tahun 2003, Black Holes & Revelations di tahun 2006 dan album terbarunya The Resistance di tahun 2009. Sepanjang karirnya, Muse telah memenangkan berbagai penghargaan termasuk 5 MTV Europe Music Awards, 5 Q Awards, 4 NME Awards dan 2 Brit Awards.

Pembentukan (1992-1997)

Pada tahun 1990-an awal, anggota-anggota Muse memiliki grup musik masing-masing di sekolah mereka. Pembentukan MUSE berawal ketika Matthew Bellamy yang berumur 14 tahun berhasil lulus audisi untuk masuk grup Dominic Howard. Ketika bassis mereka memutuskan untuk keluar, mereka meminta teman baik mereka, Chris Wolstenholme, untuk bergabung dan mempelajari gitar bass. Chris sempat menolak, tapi akhirnya memutuskan untuk bergabung. Band baru ini sempat banyak berganti nama, antara lain 'Gothic Plague', 'Carnage Mayhem', 'Fixed Penalty', dan 'Rocket Baby Dolls', sampai akhirnya menggunakan nama Muse yang dikenal sekarang. Urutan kronologis pergantian nama band ini tidak jelas, karena Muse memberikan informasi yang tidak konsisten pada wawancara-wawancara mereka.

Pada tahun 1994, masih dengan nama band 'Rocket Baby Dolls', mereka memenangkan kompetisi Battle of the Bands lokal.[2][3] Dan tak lama setelah ini, mereka mengganti nama menjadi Muse, berpindah dari Teignmouth dan mulai tampil di beberapa klub seperti Cavern di Exeter.[4]

E.P. dan Showbiz (1998-2000)

Setelah beberapa tahun membangun komunitas penggemar, Muse memainkan konser-konser pertama mereka di London dan Manchester. Band ini lalu bertemu dengan Dennis Smith, pemilik perusahaan rekaman Sawmills, yang bermarkas di Cornwall, Inggris.

Pertemuan ini akhirnya dilanjutkan dengan rekaman resmi pertama Muse, yaitu E.P. self-titled (berjudulkan nama band) yang menggunakan label Sawmills, Dangerous.[2] Lalu E.P. ke-2 mereka, Muscle Museum, meraih peringkat ke-3 pada tangga lagu indie dan mendapat perhatian dari jurnalis musik Inggris yang berpengaruh, Steve Lamacq, serta majalah musik mingguan Inggris, NME. Dennis Mills lalu membantu membangun perusahaan musik Taste Media, yang dibuat khusus untuk Muse (Muse menggunakan label ini untuk 3 album pertama mereka). Ini merupakan hal yang sangat menguntungkan untuk Muse karena mereka dapat mempertahankan keunikan musik mereka pada awal karir mereka.

Walaupun E.P. ke-2 mereka cukup sukses, banyak perusahaan rekaman Inggris tetap enggan mendukung Muse, dan banyak orang di industri musik menganggap musik Muse terlalu mirip dengan Radiohead sebagaimana halnya band-band baru asal Inggris lain saat itu. Namun, perusahaan Amerika Serikat Maverick Records mempromosikan Muse untuk tampil beberapa kali di Amerika Serikat hingga akhirnya mengontrak mereka pada tanggal 24 Desember 1998.[5] Sepulangnya dari Amerika, Taste Media mendapatkan kontrak untuk Muse di perusahaan-perusahaan rekaman di Eropa dan Australia. John Leckie, yang menjadi produser album untuk Radiohead, Stone Roses, "Weird Al" Yankovic dan The Verve, dijadikan produser album pertama Muse, Showbiz.[2][3]

Peluncuran album ini diikuti dengan penampilan pendukung pada tur band Foo Fighters dan Red Hot Chili Peppers di Amerika Serikat. Pada tahun 1999 dan 2000, Muse bermain pada beberapa festival musik di Eropa dan Australia, dan mengumpulkan banyak penggemar baru di Eropa

Origin of Symmetry dan Hullabaloo Soundtrack (2001-2002)

Album ke-2 mereka, Origin of Symmetry, dengan John Leckie sebagai produser, berisikan musik yang lebih berat dan gelap, dengan suara bass yang dalam dan terdistorsi. Muse bereksperimen dengan alat-alat musik yang tidak biasa digunakan, seperti organ gereja, Mellotron, dan peralatan drum tambahan. Muse lebih banyak mengandalkan suara tinggi Bellamy, dengan alunan arpeggio gitar dan permainan piano yang terdengar jelas, yang terinspirasi dari gerakan Romantisme khususnya musikus Rusia Sergei Rachmaninoff dan Tchaikovsky. Beberapa lagu seperti "Space Dementia" memiliki unsur klasik yang lebih kental oleh musik Rachmaninoff. Bellamy juga menyatakan adanya pengaruh dari gitaris ternama Jimi Hendrix dan Tom Morello (gitaris Rage Against The Machine dan Audioslave) dalam melodi gitar pada beberapa lagu terakhir dalam album ini.[6] Terdapat pula daur ulang dari lagu "Feeling Good", yang aslinya dibuat oleh Anthony Newley dan Leslie Bricusse dan dipopulerkan oleh Nina Simone.

Origin of Symmetry memperoleh penilaian yang beragam dari berbagai kritikus musik. Dean Carlson dari Allmusic menilai permainan Muse terlalu menyerupai Radiohead, dan menganggap lagu-lagu mereka terlalu berlebihan dan sulit diterima."[7] Sebaliknya, Roger Morton dari NME memberikan nilai 9/10 untuk album ini, mengomentari sisi yang gelap dan berani dari Muse, bahkan menilai bahwa Bellamy lebih 'gila' dari Thom Yorke, vokalis Radiohead.[8] Album ini berpotensi untuk membuat Muse semakin terkenal di Amerika Serikat, tapi Maverick tidak setuju dengan gaya vokal Bellamy yang dianggap tidak cocok untuk penyiaran radio dan meminta MUSE untuk mengubah beberapa lagu mereka sebelum dirilis di Amerika Serikat. Muse menolak permintaan ini dan meninggalkan perusahaan rekaman Maverick, yang mengakibatkan tidak dirilisnya album Origin of Symmetry ini di Amerika (album ini akhirnya dirilis di daerah tersebut pada 20 September 2005, setelah Muse menjalin kontrak dengan Warner).

Penampilan Muse selama promosi album Origin of Symmetry berhasil menarik banyak pengemar dan membangun reputasi Muse sebagai band dengan penampilan live yang luar biasa. Reputasi ini membawa Muse untuk merilis Hullabaloo Soundtrack, DVD yang berisi penampilan mereka di Le Zenith di Paris,Perancis pada tahun 2001. Lalu secara bersamaan, mereka juga merilis album ganda yang berisi B-side dan rekaman dari penampilan di Le Zenith. Album ganda single A-side juga dirilis, dengan dua lagu baru yaitu "In Your World" dan "Dead Star", yang berbeda dengan gaya opera lagu-lagu lain pada Origin of Symmetry.

Pada edisi Februari 2006 majalah Q Magazine, album Origin of Symmetry berhasil menempati peringkat ke-74 pada daftar 100 album terbaik sepanjang masa menurut penggemar.

Personil band

Personil tambahan

Berikut personil tambahan yang sering muncul pada beberapa penampilan konser Muse:

  • Morgan Nicholls – keyboard, vokal pendamping, bass, ukulele (2004, 2006 - sekarang)
  • Dan "the Trumpet Man" Newell – terompet (2006 - sekarang)
Newell memainkan terompet pada dua penampilan live; "Knights of Cydonia" dan "City of Delusion".

Minggu, 07 Maret 2010

Entri pertama ne ye

Salam buat Blogger n surfer diseluruh dunia, karena aku telah bergabung, salam kenal